Mutu Ready Mix

Harga Readymix K-350

Beton K 350

adalah beton dengan kualitas kelas II atau dapat dikategorikan juga sebagai beton kelas menengah atas. Beton ini memiliki kekuatan yang sangat baik sehingga sangat cocok untuk bahan pembuatan rumah tingkat, ruko, ataupun bangunan lainnya. Pada umumnya, proses pengecoran yang melibatkan beton ini menggunakan concentre pump sehingga menjadi lebih praktis.

Komposisi untuk  Beton K 350

Beton K 350 pada umumnya dibuat dengan menggunakan bahan pasir dan batu kerikil atau agregat kasar lainnya. Kemudian, semua bahan tersebut dicampurkan menggunakan semen yang telah dicampurkan dengan air. Semen yang digunakan merupakan semen jenis hidrolik ataupun Protland. Untuk mendapatkan hasil beton yang maksimal, campuran biasanya diberikan tambahan bahan kimia dan fisika lain.

Penggunaan bahan dasar kerikil atau agregat kasar sejenisnya dalam pembuatan beton ini berfungsi untuk memberikan ketahanan pada bangunan konstruksi. Sementara, agregat halus seperti pasir berfungsi untuk mengisi setiap pori atau celah yang ada pada rongga agregat kasar. Campuran air dan semen digunakan untuk merekatkan dan mengeraskan semua bahan tersebut hingga menghasilkan beton yang kuat.

Komposisi untuk membuat beton ini memerlukan takaran yang tepat. Beton K 350 ini dibuat dengan menggunakan campuran bahan

  • semen sebanyak 448 Kg,
  • pasir 667 Kg, 215Liter
  • air, dan 1000 kg split.
  • Semua bahan tersebut dibuat dengan rasio w/c sebesar 0,48.

Dengan takaran bahan material tersebut, maka beton yang dihasilkan akan memiliki kualitas sesuai dengan standar yang digunakan secara umum.

Klasifikasi Kegunaan Beton K350

Berdasarkan kegunaannya, beton memiliki klasifikasinya sendiri yang dibedakan berdasarkan mutu dari beton tersebut. Apa saja klasifikasi dari beton? Berikut ulasannya.

  • Jenis beton non struktural

Jenis beton yang pertama adalah jeis beton struktural. Ciri-ciri dari jenis non struktural adalah beton yang dibuat tanpa menggunakan penulangan semisal besi. Dengan kekuatan yang seadanya, jenis ini merupakan beton dengan mutu kelas I yang hanya bisa memiliki kekuatan menahan tekanan hingga 200 newton saja.

  • Jenis beton struktural

jenis beton struktural merupakan jenis beton yang menggunakan penulangan secara langsung. Beton jenis ini memiliki kekuatan sedang, yaitu dapat menahan tekanandari 225 hingga 300 newton. Termasuk berada di kelas II, jenis beton ini dapat di andalkan untuk berbagai keperluan bangunan yang membutuhkan komponen bahan bangunan yang keras.
Beberapa pengerjaan yang memanfaatkan jenis beton kelas II ini diantaranya adalah untuk pengerjaan bekisting, penyusunan struktur baja, untuk pondasi beton dan lain-lain. Anda bisa coba gunakan beton kelas ini untuk keperluan konstruksi di proyek anda.

  • Jenis beton prategang

Jenis beton yang ketiga adalah jenis beton prategang. Inilah yang menjadi kelas untuk beton K 350 ini. Merupakan beton dengan klasifikasi terbaik karena memiliki kualitas yang terbaik pula. Menurut kelasnya, beton prategang adalah jenis beton dengan kelas III. Kalau anda ingin bangunan dengan kualitas bangunan yang terbaik, maka sangat disarankan untuk menggunakan jenis beton prategang.